Copyright © ...Pecinta Kata dan Senja...
Design by Dzignine
Rabu, 08 Desember 2010

what is petrichor???

Hujan yang turun membasahi tanah dan pepohonan selalu menyisakan bebauan khas yang menyegarkan. Ada banyak teori yang menjelaskan asal muasal bebauan tersebut, salah satunya dari senyawa yang dilepaskan oleh tanah dan batu-batuan yakni petrichor.

Senyawa ini pertama kali diungkap oleh 2 peneliti dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO), IJ Bear dan RG Thomas. Penelitian tersebut dipublikasikan dalam laporan berjudul “Genesis of Petrichor” dan dimuat oleh jurnal Nature pada tahun 1965.

Dikutip dari The Naked Science, Selasa (7/12/2010), petrichor berasal dari 2 kata dalam bahasa Yunani, yakni petros yang berarti batu dan ichor yang berarti air. Dalam mitologi Yunani, petrichor merupakan cairan halus yang mengalir di dalam nadi para dewa.

Para peneliti meyakini, senyawa yang memiliki nama kimiawi 2-decanone ini dilepaskan oleh tumbuh-tumbuhan pada musim kering lalu diserap oleh tanah dan bebatuan. Oleh bebatuan, senyawa itu dilepaskan kembali ketika kelembaban udara mengalami perubahan drastis misalnya menjelang dan sesudah hujan turun.

Hingga kini, teori yang dikembangkan oleh ilmuwan CSIRO ini dinilai paling dapat menjelaskan fenomena bau khas yang tercium sebelum dan sesudah hujan.

Ada juga teori lain yang mengatakan, bau khas saat hujan disebabkan oleh spora yang dihasilkan oleh bakteri bernama actinomycetes. Bakteri ini biasanya hidup di tanah basah, namun mudah mati ketika tanah itu kering atau kehilangan kelembaban.

Sebelum mati, bakteri tersebut meninggalkan telur-telur dalam bentuk spora yang memiliki daya tahan jauh lebih kuat. Dalam kondisi tanah kering, spora itu mengalami hibernasi sehingga bisa hidup hingga bertahun-tahun.

Ketika hujan turun membasahi tanah, spora-spora itu hidup kembali dan beberapa di antaranya melepaskan diri dari tanah dan terhirup oleh manusia. Bau hujan yang khas itu sebenarnya merupakan spora yang terhirup oleh manusia.

Teori ini dikuatkan dengan hasil eksperimen, yang membutikan bahwa pembiakan spora actinomycetes di laboratorium dapat menghasilkan bau mirip hujan. Namun teori ini tidak menjelaskan bau serupa yang kadang-kadang sudah muncul sesaat sebelum hujan turun.

Selasa, 07 Desember 2010

dancing in the rain



*i wanna dancing in the rain with u in this lovely december*

untitled


"Galaumu membayangi setiap hela nafasku. 
Di setiap jalanku mengarah ke depan, 
selalu ku pastikan mataku tuk sesekali melihat mu masih setia di sisiku. kerikil kecil sering membuatmu tertinggal di belakang. 
Tapi ku kan selalu menjemputmu dan mengejarmu 
dimanapun kau berhenti"


-Langit-
Senin, 06 Desember 2010

how so sweet it is :)


i wanna doing this stuff
*someday*

love u, daddy :*

ini adalah perbincangan di telpon sewaktu saya baru sembuh dari sakit dan sedang heboh-hebohnya hujan abu vulkanik merapi
  • saya : pa, lagi ngapain?
  • papa : lagi mikirin kamu nih
  • saya : plis deh, papa kebanyakan nonton sinetron kayaknya
  • papa : seriusan tau. baru aja papa mau telpon,kamu udah telpon duluan
  • saya : yaa bagus dooong..kan pulsa papa jadi irit soalnya aku yang telpon
  • papa : bukan, itu berarti chemistry kita bagus
  • saya : *nahan ketawa* pa, hujan abunya udah nyampe bandung loh katanya!
  • papa : hujan abu boleh nyampe mana aja. nyampe papua juga boleh. yang ga boleh itu, kalo kamu sakit. kamu ga boleh sakit!
  • saya : *mengernyitkan dahi mencari hubungan dari kalimat papa yang rada ga nyambung* iiih tumben banget siiih. papa kenapa jadi gombal kayak abege jatuh cinta gini deh??
  • papa : hahahahha *tertawa terbahak-bahak*
  • saya : *makin heran*
  • papa : love u sayang. cepet sembuh yaa..sana istirahat.
  • saya : eh? iya, love u too, daddy *menutup telp masih terheran-heran tapi senang*